B. Penjajahan Bangsa Barat atas Dunia Islam
Ketika berada di bawah kerajaan Islam Mughal, India merupakan negeri yang cukup kaya hasil pertaniannya. Kekayaan inilah yang menyebabkan para pedagang Eropa datang. Kedatangan mereka bukan hanya untuk berdagang, juga untuk memonopoli perdagangan dan menguasai negeri. Pada awal aba ke-17 M, Inggris dan Belanda mulai memasuki wilayah India. Pada tahun 1611 M, Inggris mendapat ijin menanamkan modal, dan pada tahun 1617 M, Belanda mendapatkan ijin yang sama. Setelah merasa cukup kuat, kongsi dagang Inggris BEIC (Britiish East Indies Company) melakukan ekspansi kekuasaan di India bagian timur. Merasa wilayahnya akan dikuasai, maka pada tahun 1761 M para penguasa di wilayah tersebut berusaha melakukan perlawanan untuk mempertahankan wilayah kekuasaannya.Tapi, mereka tidak mampu mengalahkan kekuatan pasukan Inggris. Akibatnya, daerah Qudh, Bengal dan Orissa jatuh ke tangan Inggris. Kemudian pada tahun 1803 M, pusat kerajaan Islam Mughal, Delhi, berada di bawah bayang-bayang Inggris. Inggris menggunakan kekuatan pemberontak Sikh-Hindu untuk melawan kekuatan Mughal. Dengan bantauan kekuatan tersebut, akhirnya Inggris mulai leluasa mengembangkan sayap kekuasaannya di Anak Benua India dan sekitarnya.
Pada tahun 1842 M, keemiran muslin di Sind dikuasai Ingris. Kemudian pada ta¬hun 1850 M, kerajaan Islam Mughal dikuasai sepenuhnya. Bahkan raja terakhir diusir dari istana kekuasannya. Sejak itu, India berada di bawah kekuasaan Inggris.
Keberhasilannya di India membuat hasrat Inggris lebih kuat untuk menguasai wilayah lain. Karena itu, pada tahun 1879 Afghanistan dikuasai. Bahkan pada tahun 1899 M Balu-chistan, dijadikan sebagai negara bagian dari kekuasaan Inggris yang berpusat di India. Sementara itu, kemajuan yang dicapai kerajaan Islam di Asia Tenggara, juga menjadi sasaran bagi para penjajah bangsa Eropa. Ketertarikan bangsa-bangsa Eropa untuk datang ke wilayah ini adalah karena Asia Tenggara merupakan penghasil rempah-rempah terkenal pada masa itu.
Kerajaan Islam Malaka yang berdiri pada awal abad ke-15 M, merupakan salah satu kerajaan yang kaya yang berada di wilayah jalur strategis, ditaklukkan Portugis pada tahun 1511 M. Penaklukkan ini menimbulkan perlawanan dari rakyat Malaka. Sejak itu, Portugis berusaha menguasai daerah penghasil rempah-rempah terkenal, seperti Maluku.
Selain Portugis, bangsa Barat yang datang ke Asia Tenggara dan menjajah adalah Spanyol, Belanda, Inggris, Denmark dan Perancis. Pada tahun 1521 M Spanyol datang ke Maluku dengan tujuan berdagang. Kemudian Spanyol berhasil menguasai Filipina, termasuk di dalamnya beberapa kerajaan Islam, seperti Kesultanan Maguindanao, Kesulltanan Buayan, dan Kesultanan Sulu.
Pada akir abad ke-16 M, Belanda, Inggris, Denmark dan Perancis, datang ke Asia Tenggara. Tetapi, Denmark dan Perancis, tidak berhasil menjajah, karena mereka datang hanya untuk berdagang. Belanda datang ke Indonesia pada tahun 1595 M dan dengan cepat menguasai jalur dan sistem perdagangan.

Komentar
Posting Komentar